Monday, November 3, 2014

FAKTOR PENDUKUNG



FAKTOR PENDUKUNG

  1. Kelembagaan
  2. Kebijakan Harga
  3. Kebijakan Bukan Harga
  4. Bufferstock dan Impor
  5. Kemitraan
  • Kelembagaan
Syarat pokok kelembagaan adalah adanya :
-           Pasar (tradisional, modern)
-           Pelayanan penyuluhan (BPP)
-           Lembaga perkreditan (BRI, koperasi)
  • lanjutan
Pemerintah :
                - institusi terkait dalam pertanian → BPP, Badan Benih Nasional, STA
               
                - sarana & prasarana → irigasi teknis, jalan, jembatan,dll
  1. Non pemerintah :
                - badan / organisasi yang dibangun oleh petani → gapoktan, HKTI, klompencapir

                - sarana – prasarana mandiri → bermacam-macam saprodi swadana
  • Kebijakan Harga
Tujuan:
Melindungi petani dan menstabilkan perekonomian
Obyek :
  1. Barang-barang pokok
  2. Barang-barang strategis
  • lanjutan
Syarat efektifitas kebijakan harga :
  1. Subsidi dihapus
  2. Kesiapan produsen menghasilkan produk berkualitas
Jenis kebijakan harga:
  1. Harga minimum / harga dasar / floor price
  2. Harga maksimum / ceiling price .
  • Harga minimum
 
Maksud:
Harga komoditi ditetapkan di atas harga sebelumnya yang berlaku di pasar.
Konsekuensi:
  1. Lonjakan produksi.
  2. Pemerintah bersedia menampung kelebihan produksi.
  3. Waskat terhadap pasar gelap.
  • Harga maksimum
Maksud :
Harga komoditi ditetapkan di bawah harga sebelumnya yang berlaku di pasar.
Konsekuensi:
  1. Pemerintah siap melepas stok.
  2. Pemberian subsidi khusus
  • Bufferstock dan Impor
Bufferstock : jaminan ketersediaan barang untuk mengatasi kelangkaan barang di pasar
Maksud kebijakan Impor:
  1. Memenuhi kebutuhan dalam negeri.
  2. Menjaga stabilitas harga.
  3. Menjaga ketahanan pangan nasional 
  • Kebijakan Bukan Harga
  1. Pengadaan infrastruktur (sarana & prasarana)
  2. Program intensifikasi.
  3. BIMAS & INMAS